Komentar Batak Gaul Gathering di milis
Beberapa komentar senaja dipotong demi efisiensi :p
simak aja lagi lanjutan foto2nya..!!
----------------
For teman-teman yang ikutan gathering : Please donk, saran, input, tanggapan, or kritikan via testimonials ke Friendster-ku mengenai BG Gatheirng ini.
-------@ Audrey (Ketua Panitia)
Hami sian Panitia BG Gathering Mandokkon Mauliate Godang tu hamu angka peserta BG Gathering 2005. Atas segala partisipasi dalam acara BG Gathering 2005 di Teen Ranch.
Terlepas dari keseluruhan acara penyelenggaraan BG Gathering 2005 yang sangat dirasakan oleh peserta kekurangan-kekurangan yang ada, kami dari Panitia BG mohon maaf dari hati kami yang paling dalam.
Harapan kami semua bahwa kita mendapat pengalaman baru, teman baru dan lain-lain dalam mengikuti acara BG Gathering 2005.
Kami memohon dan menerima dengan besar hati kritikan dan masukan dari peserta BG Gathering 2005 dapat disampaikan melalui email Panitia_BG@yahoo.com
Mauliate,
Pasu-pasu sian Debata tu hita siap ari.
-------@ Sie HUMAS Behalf of All Member Panitia BG 2005
Salut buat panita & peserta BG Gathering 2005 yang sudah menyukseskan acara BG Gathering 2005 di Teen Ranch, Puncak.
-------@ Marolop MS
Pa lagi yang mo di omongin ya, semuanya dah dibabat habis ama Ito Theresia.
Makasih banyak deh ama panitia atas jerih payah yang tanpa kenal lelah. Juga buat rekan-rekan yang PD abis, dengan gaya ngocolnya yang ruarrrrrrr biasa......(ampe perut pada sakit kali ya sangkin banyaknya ketawa) Salut deh buat semua.
kapan lagi ya buat acara yang kaya gini (kayanya ketagihan nech).
-------@ Dapot
Hami pe mandok mauliate godang do tu panitia ate.. Hami dukung jd Panitia Tim sukses utk Event selanjut na.
-------@ Deddy S
Thanks untuk pelaksana BG Gathering,, akhirnya aku punya temen batak, lebih dari hitungan Pancasila (tadinya cuman punya temen batak 5 orang, 2 mesti dipanggil Tulang, jadi yang status temen cuman 3).
-------@ Sri Agung Siallagan
Kita bisa terlepas dari rutinitas dan bersantai sejenak dengan bertemu banyak orang yang sungguh-sungguh berkesan jadinya punya sodara baru, teman baru, iban baru and kenalan jadi banyak ..... apalagi kita dibentuk dengan satu group wah jadi punya komunitas group kecil yang kayaknya bakal berlanjut he..he.. . Ngak nyangka banget group kita jadi juara III. Apa khabar Haholongan Group ?? harusnya ada satu kategori yang terlupa untuk group kita "The Best Couple" soalnya group Haholongan kan yang paling OK gitu lho berpasang-pasangan he.. he..
-------@ Imelda Simanjuntak
selamat mem-follow up no telp ... he he he ...
-------@ David Silalahi
akhirnya aku mengeluarkan pertanyaan yang pertama di milis ini........
Oiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii....... siapa yang bawa CDnya vicky sianipar... TOBA DREAM I...... Balikiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiin........, klu enggak dibalikin..... kusumpahin enggak bisa ngentut selama sebulan loe.......... heheheheheheee
-------@ Marwali Hasibuan
...jadi inget di gedung2x kalo ada acara batak.....truz..games2x nya seru, biar gelap tapi acara barbQue tetep kerenz apalagi denger suara tasha, intan, laura, ucok sihaholo, toni dll yang bikin suasana jadi hidup...
-------@ Lenny Pasaribu
Untuk Tasha dan panitia tahu aja klo tanggal 11 Maret aku berULTAH, dan aku senang bisa ngerayaan dengan teman2 BG yang baru ku kenal, apalagi ito Tony yang temani aku nyanyi.
-------@ Mutiara Gultom
----------------------
. . . a place to laugh, a place to cry
a place to speak, a place to hear . . .
. . . a place to think, a place to ignore
a place to love, a place to hate . . .
. . . My little place to eX-press!!
Tuesday, March 15, 2005
Monday, March 14, 2005
Batak Gaul Gathering
Pengen sih..
Beneran deh, pengen nulis pengalamanku sendiri..
Tapi kayaknya.. lagi-lagi.. waktu-ku yg kurang..
So, aku ambil aja komen temen2 di milis BG.
-----------------
Saya Thres Hutabarat, peserta BG Gathering 2005 Cipanas, salam jumpa lagi buat sesama peserta kemarin, dan salam kenal bagi BGrs yang lain yang kebetulan tidak jumpa ;-)
Tiga puluh enam jam mengahabiskan waktu di Teen Ranch Cipanas, para peserta termasuk saya, berkesempatan saling mengenal teman-teman baru. Tim acara usahe banget menyajikan menu games yang seru supaya setiap personal terlibat dan berinteraksi.
Panitia membagi peserta dalam beberapa kelompok; PARENDE, MARSIJALANGAN, HASIAN, HAHOLONGAN, PANORTOR, ANDUHUR (kelompok terheboh/rusuh -related to MC hihi...hihi...) SARUNE, yang berpotensi membangun rasa kebersamaan, setia kawan, and kedekatan (sampai acara games bubar tinggal perpisahan duduk selalu dengan kelompok kerjanya masing-masing duilee...) diantara anggota kelompok- that's a good idea!
Jempol dua buat Ondo yang cukup berat dihempas protes peserta games (most often from ANDUHUR hahaha...hahaha...)atas keputusan penjurian, yang astagaaanya...SANGAT GARING dan TEGAS memberi ketetapan -gitu dooong...biar kita juga membangkang deeply honest, kita maunya yang fair dan tidak berat sebelah- dan dipatuhi oleh peserta.
Malam Sabtu, digelar acara dinner dalam gelap-gelapan out door di lapangan basket (terus terang agak susah memisahkan duri ikan dari dagingnya karena penataan lighting agak minus) sementara peserta makan, tim panitia kerja bakti nyiapin jagung bakar -mantab- demen deeh ngeliat ang Bocor 'bak penjual' sweet corn sejati moles mentega panas-panasan depan perapian jagung bakar, -berbakat jadi husband and bapak yang turba alias mau masuk dapur- terharu kali bah nengoknya...hahaa...haha...
Next program adalah 'melantai' dance time...BGrs, yeah...shake your body... diiringi live music, artisnya dari peserta juga. Berganti-ganti mengeluarkan bakat yang sempat terpendam. Nyanyi kombinasi lawak! Naturalnya orbat itu emang nyeni dan ekspresif! Agak kontradiksi kejadiannya gak 100 prosen ekspresif malam itu. Gak semua peserta memakai ajang dance malam itu sebagai jalan bergembira, berinteraksi dengan teman baru, atau sekalian pedekate ama 'sasaran' calon pujaan hati. Well this is a fun times, so have fun, nobody will critize you, ini bukan kondisi ujian dimana kita bakal dinilai atau dijudge.
Panitia sengaja membuka 'diskotik gratis' tapi sehat mestinya disikapi dengan partisipasi aktif. Masih ada yang nyudut nyempil di gelap-gelap nonton temen-temen lain yang bersuka ria refreshing. Kalau memisahkan diri emang lagi chit-chat ama 'temuan baru' seeh.. no what-what (gak apa-apa) lha ini kagak, bengong aza..natap ke arena dance...rugi kan...jauh-jauh hijrah dari Jakarta cuma pindah duduk doang.
Sabtu pagi, ada senam spontan kerja bareng panitia ama teman-teman girls dari peserta, ciamik kali... beda-beda tipis ama koregrafinya Janet Jackson (tuuh... kan ORBAT, nyeni beneran) berkeringat and fit, cowoks ama sebagian ceweks main bola basket. Abis breakfast more games! Sehari sebelumnya para kelompok udah dibagi tugas untuk buat yel-yel kebanggan kelompok masing-masing dan harus diperfom. Waah yang ini seru abis deeeh...semua kelompok meres otak, mengeluarkan ide sekreatif mungkin untuk menciptakan yang terkeren.
Di sela-sela program acara yang sengaja dibuat panitia, ada suasana keakraban juga happend, biasa laah... dua atau tiga orang batak berkumpul selain 'cakap' ya apalagi kalau gak margitari! Semua koleksi ende batak yang hanya ada di kaset batak yang dijual di Lapo or Proyek Senen berkeluaran laah. Amang taheee...macai tabo bege on, nga pas hira di huta ;-) gabe masihol to bona pasogit...macam gitu la kira-kira dihilala angka dongan i.
Selain games, dan acara dance, juga ada interaktif. Panitia memperkenalkan para moderator notabene cikal bakal dari BG millis. Diberikan kesempatan buat peserta untuk bertanya serba-serbinya BG.
Last day in Teen Ranch Cipanas adalah pembagian hadiah untuk nilai tertinggi yang diraih kelompok untuk semua games. Dan kejutan yang dibidani oleh Alin dan friendsnya (maap aku belum sempat ngerecord nama kalian girls) 'ngerjain' panitia!!!
Blom pernah denger/tahu, kan peserta bikin acara and itu kudu dipatuhi oleh panitia/penyelenggara suatu acara yang mereka ikuti??!! Its only in BG's Gathering man!! Acara dikudeta, Alin dan pasukannya (dengan dukungan kaum militan kelompok jagoan Gondang including saya)mendesak panitia agar 'nurut' dipajang di panggung. Peserta disuruh duduk melu, disuruh diri mau, naaah...sekarang panitia harus tunduk ama sabda tim kudeta; duduk manis di langgatan!! Mereka dtugaskan membuat yel-yel panitia. Inti dari idenya yakni: kita menyampaikan 'hamolateon' berupa sipanganon - musti diallang- kepada panitia dan ingkon olo disulangi dengan konsep seperti acara adat.
Thanks to Alin dan the two others girls who has 'mempercayakan job' jubir pada saya at Culture Shock for Committe, I'm honored! Dengan skenario adat manyulangi, mau gak mau pantang buat panita untuk menolak sipanganon -mie bakso yang testenya mirip api = pueeedeees- itu disulangi. Kondisinya persiiis banget kayak rombongan bere/boru kalu lagi menghadap Tulang/hula-hula mangusung sipanganon. Berbaris armada pembawa sipanganon di pinggan menyandang ulos yang cantik itu. Masuk ke ruangan dipimpin parhata.
Diawali intrelude dari jubir kagetan dengan penjelasan apa maksud kedatangan peserta - ala las ni roha, nungga dipatupa panita BG Gathering jala boi hami sude margathering songon hata ni halak Inggris, sai las ma roha muda manjalo sipanganon na rade on. Pangidoan asa diampu natuatua i dohot dipasupasu....hamu hami on.Taelaaa...kira-kira getu deeeh... then sambung dengan tortor (untung beberapa stepnya saya masih inget, sisa-sisa pengalaman waktu kecil)somba lantas parhata mandokkon hata. Satu-satunya yg protes dari 'natuatua' gadungan panitia cuma Mr/Bang Has. Belum tua udah disulangi katanya. Tapi diancam (emang dibenarkan di drama ini)balik ama jubir, mau punya panitia gak buat tahun depan, so jangan protes?! Haaa....haha...hahaa...
Saya kira ajang gathering semacam ini cukup efektif sebagai sarana buat membersnya untuk saling 'gaul' dan jangka panjangnya adalah memungkinkan terwujudnya keinginan sebagian besar member untuk bertemu rokkap. Perlu digarisbawahi mengapa jangka panjang, sebab menurut sudut pandang saya, adalah tidak realistis mengharapkan dan mengandalkan moment singkat untuk menemukan pasangan sepadan. Ketika kita sudah mensugestikan harapan itu, dan tidak jadi kenyataan sesuai dengan ukuran dan keinginan kita, yang dihasilkan adalah kekecewaan yang bisa berimbas juga ke komunitas milis BG. Akan ada 'barisan kecewa' lantas mengangap percuma dan tidak ada manfaatnya join di milis ini.
Kasihannya para founders BG milis, mereka sesungguhnya sudah menjadi jembatan bagi membernya agar gaul, yang harusnya dapat dimanfaatkan semaksimalnya oleh member. Gaul kata yang sederhanya nampaknya. Tapi ternyata tidak semudah spellingnya hal itu bisa dilakukan. Jangankan dengan lawan jenis, dengan sesama jenis saja belum tentu kita 'fasih' bergaul/berinteraksi/berteman. Sewaktu menunggu jam berangkat ke Cipanas, saya melihat gejala itu. Ada seorang peserta sambil menunggu di parkiran Dirjen Pajak, senyum kepada peserta yang lain -cewek juga- mungkin karena dia datang sendiri, dia berharap ada yang bisa diajak kenalan supaya gak cengok, apa yang terjadi? Bukannya dapat reply senyum, cewek yang disenyumin malah pasang muka kenceng. Tak tahu pasti apakah yang ada dipikirannya. Bisa jadi dia panik karena tidak sangka diberi sikap hangat dan ramah atau curiga, atau dia tidak tahu harus merespond apa.
Dari situ kita tahu memang tak mudah bergaul itu. Keadaanya pasti beda, kalau cewek itu senyum balik. Mereka bisa jadi temenan, lalu dari ngbrol-ngobrol ngarul ngidul taunya mereka cocok, gak tertutup kemungkinan share teman gaul milik mereka yang lain, yang possible banget jadi jalur ketemu calon do'i. Aturannya mau direkomend buat dikenalin ama Itonya akhirnya batal deeh...abis jutek pikir dia...terkadang kekurang canggihan kita bergaul itu yang menutup kans kita ketemu dengan prospek doi. Dan gaul tidak melulu syual rokkap. Tapi bagaimana kita mengembangkan jejaring/networking, yang tentunya penting buat kita. Melalui jejaring kita berkesempatan mengembangkan dan mengali potensi diri. Dengan nilai pribadi yang baik dan positif membuat kita menyebarkan aura positif juga dan orang dengan kondisi seperti ini menyenangkan bagi orang lain. Orang hanya mau dekat dengan orang yang menyenangkan juga bukan?
So, BG milis bisa dijadikan sebagai sarana kita melatih diri bergaul/berinteraksi/berteman. Mungkin bukan di milis ini kita temukan pujaan hati yang dirindukan itu, tapi melalui milis BG dengan ajangnya yang fun memoles n upgrade personality kita, untuk berani membuka diri, menertawakan diri sendiri sesekali(dg dikerjain panitia) untuk mengasah sense of humour, belajar rendah hati (gak gengsi nanya atau minta diajari hal yg tidak diketahui, menyapa/negor duluan) menjadikan kita mampu lebih keluar dan widen lagi mengembangkan sayap.
Lewat forum ini saya hendak menyampaikan terimakasih dan salut bagi semua tim yang sudah terlibat mewujudkan 'kumpul-kumpul' asyik selama 36 jam di Cipanas! Good effort guys! Kalian sudah menjadi saluran berkat bagi saudara-saudara kita dalam aspek 'gaul' plus membasmi virus "tak kenal maka tak sayang" di kalangan Batak khususnya kaum mudanya.
Go..go BG! Kamu jadi saluran berkat bagi orang lain, khususnya kawula muda Batak. Biar mereka caggih, funky dan berintegritas.
Shalom,
Thres Hutabarat
------------
foto section
sort by time of place (continous updating)
Beneran deh, pengen nulis pengalamanku sendiri..
Tapi kayaknya.. lagi-lagi.. waktu-ku yg kurang..
So, aku ambil aja komen temen2 di milis BG.
-----------------
Saya Thres Hutabarat, peserta BG Gathering 2005 Cipanas, salam jumpa lagi buat sesama peserta kemarin, dan salam kenal bagi BGrs yang lain yang kebetulan tidak jumpa ;-)
Tiga puluh enam jam mengahabiskan waktu di Teen Ranch Cipanas, para peserta termasuk saya, berkesempatan saling mengenal teman-teman baru. Tim acara usahe banget menyajikan menu games yang seru supaya setiap personal terlibat dan berinteraksi.
Panitia membagi peserta dalam beberapa kelompok; PARENDE, MARSIJALANGAN, HASIAN, HAHOLONGAN, PANORTOR, ANDUHUR (kelompok terheboh/rusuh -related to MC hihi...hihi...) SARUNE, yang berpotensi membangun rasa kebersamaan, setia kawan, and kedekatan (sampai acara games bubar tinggal perpisahan duduk selalu dengan kelompok kerjanya masing-masing duilee...) diantara anggota kelompok- that's a good idea!
Jempol dua buat Ondo yang cukup berat dihempas protes peserta games (most often from ANDUHUR hahaha...hahaha...)atas keputusan penjurian, yang astagaaanya...SANGAT GARING dan TEGAS memberi ketetapan -gitu dooong...biar kita juga membangkang deeply honest, kita maunya yang fair dan tidak berat sebelah- dan dipatuhi oleh peserta.
Malam Sabtu, digelar acara dinner dalam gelap-gelapan out door di lapangan basket (terus terang agak susah memisahkan duri ikan dari dagingnya karena penataan lighting agak minus) sementara peserta makan, tim panitia kerja bakti nyiapin jagung bakar -mantab- demen deeh ngeliat ang Bocor 'bak penjual' sweet corn sejati moles mentega panas-panasan depan perapian jagung bakar, -berbakat jadi husband and bapak yang turba alias mau masuk dapur- terharu kali bah nengoknya...hahaa...haha...
Next program adalah 'melantai' dance time...BGrs, yeah...shake your body... diiringi live music, artisnya dari peserta juga. Berganti-ganti mengeluarkan bakat yang sempat terpendam. Nyanyi kombinasi lawak! Naturalnya orbat itu emang nyeni dan ekspresif! Agak kontradiksi kejadiannya gak 100 prosen ekspresif malam itu. Gak semua peserta memakai ajang dance malam itu sebagai jalan bergembira, berinteraksi dengan teman baru, atau sekalian pedekate ama 'sasaran' calon pujaan hati. Well this is a fun times, so have fun, nobody will critize you, ini bukan kondisi ujian dimana kita bakal dinilai atau dijudge.
Panitia sengaja membuka 'diskotik gratis' tapi sehat mestinya disikapi dengan partisipasi aktif. Masih ada yang nyudut nyempil di gelap-gelap nonton temen-temen lain yang bersuka ria refreshing. Kalau memisahkan diri emang lagi chit-chat ama 'temuan baru' seeh.. no what-what (gak apa-apa) lha ini kagak, bengong aza..natap ke arena dance...rugi kan...jauh-jauh hijrah dari Jakarta cuma pindah duduk doang.
Sabtu pagi, ada senam spontan kerja bareng panitia ama teman-teman girls dari peserta, ciamik kali... beda-beda tipis ama koregrafinya Janet Jackson (tuuh... kan ORBAT, nyeni beneran) berkeringat and fit, cowoks ama sebagian ceweks main bola basket. Abis breakfast more games! Sehari sebelumnya para kelompok udah dibagi tugas untuk buat yel-yel kebanggan kelompok masing-masing dan harus diperfom. Waah yang ini seru abis deeeh...semua kelompok meres otak, mengeluarkan ide sekreatif mungkin untuk menciptakan yang terkeren.
Di sela-sela program acara yang sengaja dibuat panitia, ada suasana keakraban juga happend, biasa laah... dua atau tiga orang batak berkumpul selain 'cakap' ya apalagi kalau gak margitari! Semua koleksi ende batak yang hanya ada di kaset batak yang dijual di Lapo or Proyek Senen berkeluaran laah. Amang taheee...macai tabo bege on, nga pas hira di huta ;-) gabe masihol to bona pasogit...macam gitu la kira-kira dihilala angka dongan i.
Selain games, dan acara dance, juga ada interaktif. Panitia memperkenalkan para moderator notabene cikal bakal dari BG millis. Diberikan kesempatan buat peserta untuk bertanya serba-serbinya BG.
Last day in Teen Ranch Cipanas adalah pembagian hadiah untuk nilai tertinggi yang diraih kelompok untuk semua games. Dan kejutan yang dibidani oleh Alin dan friendsnya (maap aku belum sempat ngerecord nama kalian girls) 'ngerjain' panitia!!!
Blom pernah denger/tahu, kan peserta bikin acara and itu kudu dipatuhi oleh panitia/penyelenggara suatu acara yang mereka ikuti??!! Its only in BG's Gathering man!! Acara dikudeta, Alin dan pasukannya (dengan dukungan kaum militan kelompok jagoan Gondang including saya)mendesak panitia agar 'nurut' dipajang di panggung. Peserta disuruh duduk melu, disuruh diri mau, naaah...sekarang panitia harus tunduk ama sabda tim kudeta; duduk manis di langgatan!! Mereka dtugaskan membuat yel-yel panitia. Inti dari idenya yakni: kita menyampaikan 'hamolateon' berupa sipanganon - musti diallang- kepada panitia dan ingkon olo disulangi dengan konsep seperti acara adat.
Thanks to Alin dan the two others girls who has 'mempercayakan job' jubir pada saya at Culture Shock for Committe, I'm honored! Dengan skenario adat manyulangi, mau gak mau pantang buat panita untuk menolak sipanganon -mie bakso yang testenya mirip api = pueeedeees- itu disulangi. Kondisinya persiiis banget kayak rombongan bere/boru kalu lagi menghadap Tulang/hula-hula mangusung sipanganon. Berbaris armada pembawa sipanganon di pinggan menyandang ulos yang cantik itu. Masuk ke ruangan dipimpin parhata.
Diawali intrelude dari jubir kagetan dengan penjelasan apa maksud kedatangan peserta - ala las ni roha, nungga dipatupa panita BG Gathering jala boi hami sude margathering songon hata ni halak Inggris, sai las ma roha muda manjalo sipanganon na rade on. Pangidoan asa diampu natuatua i dohot dipasupasu....hamu hami on.Taelaaa...kira-kira getu deeeh... then sambung dengan tortor (untung beberapa stepnya saya masih inget, sisa-sisa pengalaman waktu kecil)somba lantas parhata mandokkon hata. Satu-satunya yg protes dari 'natuatua' gadungan panitia cuma Mr/Bang Has. Belum tua udah disulangi katanya. Tapi diancam (emang dibenarkan di drama ini)balik ama jubir, mau punya panitia gak buat tahun depan, so jangan protes?! Haaa....haha...hahaa...
Saya kira ajang gathering semacam ini cukup efektif sebagai sarana buat membersnya untuk saling 'gaul' dan jangka panjangnya adalah memungkinkan terwujudnya keinginan sebagian besar member untuk bertemu rokkap. Perlu digarisbawahi mengapa jangka panjang, sebab menurut sudut pandang saya, adalah tidak realistis mengharapkan dan mengandalkan moment singkat untuk menemukan pasangan sepadan. Ketika kita sudah mensugestikan harapan itu, dan tidak jadi kenyataan sesuai dengan ukuran dan keinginan kita, yang dihasilkan adalah kekecewaan yang bisa berimbas juga ke komunitas milis BG. Akan ada 'barisan kecewa' lantas mengangap percuma dan tidak ada manfaatnya join di milis ini.
Kasihannya para founders BG milis, mereka sesungguhnya sudah menjadi jembatan bagi membernya agar gaul, yang harusnya dapat dimanfaatkan semaksimalnya oleh member. Gaul kata yang sederhanya nampaknya. Tapi ternyata tidak semudah spellingnya hal itu bisa dilakukan. Jangankan dengan lawan jenis, dengan sesama jenis saja belum tentu kita 'fasih' bergaul/berinteraksi/berteman. Sewaktu menunggu jam berangkat ke Cipanas, saya melihat gejala itu. Ada seorang peserta sambil menunggu di parkiran Dirjen Pajak, senyum kepada peserta yang lain -cewek juga- mungkin karena dia datang sendiri, dia berharap ada yang bisa diajak kenalan supaya gak cengok, apa yang terjadi? Bukannya dapat reply senyum, cewek yang disenyumin malah pasang muka kenceng. Tak tahu pasti apakah yang ada dipikirannya. Bisa jadi dia panik karena tidak sangka diberi sikap hangat dan ramah atau curiga, atau dia tidak tahu harus merespond apa.
Dari situ kita tahu memang tak mudah bergaul itu. Keadaanya pasti beda, kalau cewek itu senyum balik. Mereka bisa jadi temenan, lalu dari ngbrol-ngobrol ngarul ngidul taunya mereka cocok, gak tertutup kemungkinan share teman gaul milik mereka yang lain, yang possible banget jadi jalur ketemu calon do'i. Aturannya mau direkomend buat dikenalin ama Itonya akhirnya batal deeh...abis jutek pikir dia...terkadang kekurang canggihan kita bergaul itu yang menutup kans kita ketemu dengan prospek doi. Dan gaul tidak melulu syual rokkap. Tapi bagaimana kita mengembangkan jejaring/networking, yang tentunya penting buat kita. Melalui jejaring kita berkesempatan mengembangkan dan mengali potensi diri. Dengan nilai pribadi yang baik dan positif membuat kita menyebarkan aura positif juga dan orang dengan kondisi seperti ini menyenangkan bagi orang lain. Orang hanya mau dekat dengan orang yang menyenangkan juga bukan?
So, BG milis bisa dijadikan sebagai sarana kita melatih diri bergaul/berinteraksi/berteman. Mungkin bukan di milis ini kita temukan pujaan hati yang dirindukan itu, tapi melalui milis BG dengan ajangnya yang fun memoles n upgrade personality kita, untuk berani membuka diri, menertawakan diri sendiri sesekali(dg dikerjain panitia) untuk mengasah sense of humour, belajar rendah hati (gak gengsi nanya atau minta diajari hal yg tidak diketahui, menyapa/negor duluan) menjadikan kita mampu lebih keluar dan widen lagi mengembangkan sayap.
Lewat forum ini saya hendak menyampaikan terimakasih dan salut bagi semua tim yang sudah terlibat mewujudkan 'kumpul-kumpul' asyik selama 36 jam di Cipanas! Good effort guys! Kalian sudah menjadi saluran berkat bagi saudara-saudara kita dalam aspek 'gaul' plus membasmi virus "tak kenal maka tak sayang" di kalangan Batak khususnya kaum mudanya.
Go..go BG! Kamu jadi saluran berkat bagi orang lain, khususnya kawula muda Batak. Biar mereka caggih, funky dan berintegritas.
Shalom,
Thres Hutabarat
------------
foto section
sort by time of place (continous updating)
apology to you
maaf..
maafkan aku adinda blog
Terlalu lama aku membiarkan kau sendiri..
Dengan baju yg serupa
Pasti kau kira aku tlah melupakanmu..
Pasti kau duga ku telah memilih yg lain..
Kuakui salahku..
Maafkan aku, my blog
Mengertilah..
Ingin tiap saat ku warnai harimu..
Kucandai hangat coklatmu..
Namun hidupku harus berkata lain..
Kini kita tlah bersua..
Doakan aku selalu bisa menyapamu
Engkau yg setia menungguku...
maafkan aku adinda blog
Terlalu lama aku membiarkan kau sendiri..
Dengan baju yg serupa
Pasti kau kira aku tlah melupakanmu..
Pasti kau duga ku telah memilih yg lain..
Kuakui salahku..
Maafkan aku, my blog
Mengertilah..
Ingin tiap saat ku warnai harimu..
Kucandai hangat coklatmu..
Namun hidupku harus berkata lain..
Kini kita tlah bersua..
Doakan aku selalu bisa menyapamu
Engkau yg setia menungguku...
Thursday, December 23, 2004
Nyi Roro Kidul dari Batak!!
ini dia cerita ttg Ratu Laut Selatan yg dipercaya sebagian orang
sebagai Biding Laut, saudara (kakak) dari Saribu Raja,
yang notabene adalah keturunan Raja Batak.
ada sesuatu yg menarik disini,
tentang Pulau Malau...
Ada Apa Dengan Pulau Malau..??
kesan sekilas, kok kayaknya rebutan tanah ya... ;p
oke.. mari kita diskusikan...
tapi baca dulu kisahnya ya.. baru boleh berkoar..
siapa tau Nyi Roro Kidul emang keturunan Raja Batak..
but my personal subjective comment:
ah.. macam2 kali orang2 itu..
ala molo hu bereng sian gambar2 na di tipi i..
mana ada nya halak batak yg zantiknya zeferti itu...
kekekekek...
ah.. macam2 kali orang2 itu..
ala molo hu bereng sian gambar2 na di tipi i..
mana ada nya halak batak yg zantiknya zeferti itu...
kekekekek...
Tuesday, December 07, 2004
BEDA NASIB
Sudah sekian menit aku duduk ketika mereka datang. Dua bocah, laki-laki dan perempuan, dengan penampilan cukup bersih dan tape recorder dalam tas yg disandangnya. Sembari Sang perempuan membagi amplopnya, Si bocah lelaki mulai menghidupkan perangkatnya, mengepaskan suara, lalu mengambil ancang2. Duet itu kini menyanyikan lagu Boneka India.
Di bangku depanku, duduk 2 wanita berseragam SMP. Mereka yg beberapa menit lalu asyik berceloteh khas ABG, kini tanpa dikomando terdiam. Terkadang mencuri pandang pada 2 pengamen yg jelas terlihat kakak-beradik itu. Atau sesekali menunduk. Atau mengalihkan pandangan ke depan. Sementara yg ditatap, sang bocah lelaki, sejak awal berdiri dekat pintu depan metromini ini, memandang ke depan sambil menyanyi. Mereka semua sebaya.
Lagu yg dipentaskan tidak cukup lama. Namun banyak perasaan yg berbicara. Jelas tampak rasa iba tanpa daya di keempat mata gadis cilik berseragam SMP itu. Sementara pada bocah pengamen lelaki, tergurat lebih banyak lagi menyaksikan anak sebayanya pulang sekolah dgn riang. Mungkin malu, mungkin sedih, mungkin frustasi, mungkin pula tegar! Tak ada kata yg bisa menggambarkan dgn tepat. Sementara gue, sibuk menghayati fragmen singkat ini. Manusia memang punya NASIB-nya sendiri-sendiri.. termasuk aku juga..
Saking tenggelamnya dalam pikiranku sendiri, aku gak sadar kalo lagunya udah habis. Baru ngeh saat gadis kecil pengamen meminta amplopnya kembali. Saat itu juga aku baru sadar kalo belum memberi apa2 di dalamnya. Gak sempat lagi untuk merogoh dompet mencari sekedar uang kecil. Kuserahkan amplop kecil kosong itu ke tangannya dgn perasaan menyesal.. SANGAT MENYESAL..
Terngiang lagu yg barusan ku dengar..
"Boneka cantik, dari India
Boleh dilihat, ..."
Wednesday, December 01, 2004
Kemarin Bobi Mati
Kemarin Bobi mati...
Ia yang masih muda, ia yang masih penuh geliat perkasa,
Meratap anaknya yang tak pernah ada,
Banyak mata berkaca, banyak lidah kelu,
Kulepas ia dengan isak.
Kemarin Bobi mati...
Setelah beberapa hari mengerang,
Tak mau mengunyah, atau menjilat,
Enggan bersuara, apalagi menggeram,
Tak pula mau bergerak.
Kemarin Bobi mati...
Di pagi yang belum lagi terik,
Berdiri tegak, menatap seolah melambai,
Lalu terkapar,
Diam.
Kemarin Bobi mati...
Takkan ada lagi keramahanmu,
Tak lagi ada kibasanmu,
Atau lipatan kulit wajahmu,
Tak lagi ada.
Kemarin Bobi mati...
Ia yang kini terkapar kaku,
Dalam keheningan gundukan basah,
Halaman belakang senyap.
Kemarin Bobi mati...
Subscribe to:
Posts (Atom)